• Oktober 27, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Kolase foto Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo. Foto: ANTARA FOTO dan kumparan
Kolase foto Firli Bahuri dan Syahrul Yasin Limpo. Foto: ANTARA FOTO dan kumparan

Presiden Jokowi diminta bertindak terkait kasus Firli Bahuri. Kasus dugaan pemerasan Ketua KPK pada tersangka korupsi Syahrul Yasin Limpo itu kini sudah masuk penyidikan di Polda Metro Jaya.

Kata mantan pimpinan KPK Bambang Widjojanto di Gedung Djoeang di Jakarta, Jumat (27/10), Presiden Jokowi harus mengambil sikap.

"Nah tindakan kayak gini sudah bisa menjadi dasar sebenarnya bagi presiden untuk tidak menetapkan Firli Bahuri itu dalam masa jabatannya penambahan 1 tahun itu," jelas Bambang.

Bambang Widjojanto. Foto: kumparan
Bambang Widjojanto. Foto: kumparan

Bambang berbicara itu terkait aturan masa jabatan pimpinan KPK yang digugat ke MK dan menang. Jadi masa jabatan pimpinan KPK menjadi 5 tahun.

"Nah kalau pakai pasal 29 UU KPK ayat 6 ayat 7 itu ada prasyarat tuh untuk menjadi pimpinan KPK itu kalau di ayat angka 6-nya itu tidak melakukan perbuatan tercela, angka 7 nya itu harus jujur dan macam-macam," jelasnya.

Bambang juga menyampaikan, dalam kasus Firli ini, untuk meminimalisasi potensi pemerasan lebih lanjut kepada Syahrul Yasin, maka pemerasnya itu yang diduga pemeras harusnya diperiksa lebih dahulu.

"Dan itu bisa menjadi dasar, kan dia akan mendapat penambahan masa jabatan kan," tegasnya.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *