• Oktober 24, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza gelap gulita karena bahan bakar habis, Senin (23/10/2023) malam. Foto: X/@WAFANewsEnglish
Rumah Sakit Indonesia di Jalur Gaza gelap gulita karena bahan bakar habis, Senin (23/10/2023) malam. Foto: X/@WAFANewsEnglish

Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Jalur Gaza bagian utara gelap gulita pada Senin (23/10) buntut pengepungan Israel yang memutus akses kebutuhan dasar manusia, termasuk bahan bakar.

Tim MER-C selaku operator rumah sakit yang dibangun dari donasi masyarakat Indonesia itu memberi penjelasan, Selasa (24/10).

MER-C mengatakan, pemadaman listrik dilakukan karena bahan bakar yang sudah menipis dan sulit didapat.

Lembaga swadaya masyarakat di bidang medis dan kegawatdaruratan yang berkantor di Jalan Kramat Lontar, Jakarta Pusat, ini menjelaskan, pada siang hari listrik RSI hanya bisa menyala sekitar 5 jam.

Untuk menghemat bahan bakar, pada malam hari listrik RSI menggunakan daya dari solar panel yang terpasang di atas bangunan RSI. Namun, itu pun hanya dapat menyalakan sebagian RSI, sebagian lainnya terpaksa memberi pelayanan dalam kondisi gelap.

"Sejak beberapa hari terakhir Tim MER-C di Gaza mencoba mencari bahan bakar di Gaza untuk genset RSI, namun sampai saat ini belum didapat,” ungkap MER-C.

https://www.instagram.com/p/CyxWJ1VLVoO

MER-C juga memposting video tentang kondisi RSI yang gelap karena listrik padam. Tampak tenaga medis menggunakan senter atau penerangan dari ponsel.

Kondisi RSI juga diberitakan Palestine News and Information Agency (WAFA).

"Rumah Sakit Indonesia di Gaza mati listrik sejak tadi malam akibat habisnya bahan bakar yang dibutuhkan untuk mengoperasikan generator listrik di dalamnya,” ungkap WAFA dilengkapi video rumah sakit yang gelap gulita.

Tak cuma RSI saja yang kekurangan bahan bakar, tapi juga rumah sakit lainnya. Tiadanya bahan bakar untuk menghidupkan listrik juga mengancam nyawa lebih 100 bayi baru lahir yang ditempatkan di inkubator.


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *