• Januari 22, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

Nilai tukar rupiah dibuka berada di posisi Rp15.618 per dolar AS pada perdagangan Senin (22/1). Mata uang Garuda melemah 2 poin atau 0,02 persen dari posisi sebelumnya.

Mayoritas mata uang di kawasan Asia terpantau bergerak bervariasi. Tercatat, won Korea Selatan menguat 0,46 persen, baht Thailand menguat 0,21 persen, dan dolar Singapura menguat 0,06 persen.

Kemudian yen Jepang menguat 0,15 persen dan dolar Hong Kong menguat 0,01 persen. Di sisi lain, peso Filipina melemah 0,32 persen dan ringgit Malaysia minus 0,02 persen.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN ISI

Sementara sebagian besar mata uang di negara maju terpantau bergerak di zona hijau. Tercatat, poundsterling Inggris menguat 0,04 persen, dolar Australia menguat 0,03 persen, euro Eropa plus 0,03 persen, dan franc Swiss menguat 0,02 persen.

Hanya dolar Kanada yang melemah 0,01 persen.

Analis pasar uang Lukman Leong memproyeksikan rupiah berpotensi menguat terhadap dolar AS yang kembali melemah setelah data menunjukkan penjualan rumah turun ke level terendah dalam 13 tahun.

“Walau demikian, penguatan akan terbatas mengingat survey michigan yang menunjukkan sentimen konsumen yang kuat serta pernyataan hawkish dari The Fed Daily,” katanya kepada CNNIndonesia.com.

Berdasarkan sentimen di atas, ia pun memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp15.550 hingga Rp15.650 per dolar AS pada hari ini.

[Gambas:Video CNN]

(del/agt)


Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *