• Oktober 25, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Menparekraf Sandiaga Uno, dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno, yang digelar di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, Jakarta. Foto: Andari Novianti/kumparan
Menparekraf Sandiaga Uno, dalam acara The Weekly Brief with Sandi Uno, yang digelar di Gedung Sapta Pesona Kemenparekraf, Jakarta. Foto: Andari Novianti/kumparan

Tiga desa wisata di Indonesia berpotensi menjadi desa wisata terbaik di dunia, seperti Desa Penglipuran di Bali. Ketiga desa wisata tersebut adalah Desa Bilebante (NTB), Desa Pela (Kalimantan Timur), dan Desa Taro (Bali).

Sandiaga mengatakan bahwa ketiga desa wisata ini diharapkan bisa menjadi desa wisata terbaik di dunia pada tahun-tahun mendatang. Sebelumnya, Desa Penglipuran di Bali baru saja menyabet gelar Desa Wisata Terbaik di Dunia dari UNWTO.

"Ketiga desa wisata ini dipilih UNWTO untuk mengikuti Upgrade programme yang diharapkan dapat mendorong mereka menjadi desa wisata terbaik selanjutnya," ujar Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno, dalam The Wekkly Brief with Sandi Uno, yang digelar di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), Senin (23/10).

Menparekraf Sandiaga Uno di Desa Penglipuran, Bali Foto: Dok. Kemenparekraf
Menparekraf Sandiaga Uno di Desa Penglipuran, Bali Foto: Dok. Kemenparekraf

Sandiaga mengaku bahwa dirinya sudah pernah mengunjungi ketiga desa wisata tersebut. Menurutnya, ketiga desa wisata ini memiliki berbagai pesona yang membuatnya menarik.

Misalnya saja di di Desa Bilebante di NTB yang identik dengan wisata healing-nya. Di desa ini, wisatawan bisa menikmati spa hingga Yoga.

Kemudian di Desa Wisata Pela, kamu bisa pesut Mahakam yang tidak bisa ditemukan di tempat lain. Sedangkan di Desa Wisata Taro, wisatawan akan disuguhkan pemandangan kunang-kunang yang menawan.

"Di Desa Taro ada kunang-kunang. Ini salah satu destinasi yang paling menarik karena Sulaiman, anak saya, bisa melihat kunang-kunang. Kalau di Jakarta tidak akan bisa," tutur Sandiaga.

Ketiga desa wisata ini juga sudah memenangkan Anugerah Desa Wisata (ADWI) yang diselenggarakan Kemenparekraf. Untuk itu, guna mewujudkan ketiga desa wisata tersebut sebagai desa wisata terbaik di dunia, Kemenparekraf juga sudah memberikan pendampingan kepada mereka.

"Kita sudah berikan pendampingan dan program pelatihan. Ini salah satu cara kita agar ketiganya bisa menjadi desa wisata terbaik di dunia," tutur Sandiaga.

Sementara itu, Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) baru saja menobatkan Desa Penglipuran di Bali, sebagai salah satu desa wisata terbaik di dunia. Desa tersebut terpilih dalam 54 UNWTO Best Tourism Village 2023.

Penghargaan tersebut diraih Desa Wisata Penglipuran pada edisi ketiga dari “Best Tourism Villages by UNWTO”, yang digelar di Samarkand, Uzbekistan.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *