• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Vice President Wuling Motors Indonesia, Han Dehong menjelaskan mobil New Cortez di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (31/3). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Vice President Wuling Motors Indonesia, Han Dehong menjelaskan mobil New Cortez di pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) Hybrid 2022 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (31/3). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Sekretaris Umum Gaikindo Kukuh Kumala mengamini bahwa pasar otomotif nasional tak bergerak di angka satu juta unit selama satu dekade terakhir.  Ia pun mengaku tengah melakukan kajian agar pasar roda empat dalam negeri lebih bergairah.

“Model makin banyak, perkembangannya kami lihat. Selama ini kan memang didominasi oleh merek Jepang, sekarang sudah mulai masuk China, dan Hyundai juga hadr dengan pendekatan yang berbeda dan menyasar konsumen-konsumen yang lebih muda,” kata Kukuh saat berbincang dengan sejumlah wartawan di sela-sela pembukaan GIIAS The Series 2023 edisi Semarang yang berlangsung di Marina Convention Center, Rabu (18/10).

Mobil Hyundai Stargazer X di GIIAS 2023 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (12/8/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan
Mobil Hyundai Stargazer X di GIIAS 2023 di ICE BSD, Tangerang, Sabtu (12/8/2023). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Lebih lanjut, soal kondisi pasar yang stagnan selama satu dekade, asosiasi dengan sejumlah pihak pun tengah melakukan analisa.

“Itu yang jadi pertanyaan, apa yang membuat Indonesia bisa keluar dari jebakan. Selama 10 tahun dari 2023 (market stagnan). Meskipun ekspor otomotif kita sudah mau mencapai 500 ribu tahun lalu dan ini sedang kami cari, apa yang bisa membuka jebakan itu,” beber dia.

Padahal data ekonomi makro menujukkan tren positif. Indonesia memiliki 280 juta penduduk dengan kondisi ekonomi tumbuh. Pun dengan GDP yang meningkat dari 4.000 dolar AS menjadi 5.025 dolar AS. “Itu potensi, tinggal masalahnya apa yang diperlukan,” katanya.

“Kami sedang lakukan kajian, mudah-mudahan kajiannya selesai tahun ini. Kami ingin tahu dan membandingkan kebijakan-kebijakan negara tetangga,” tuturnya.

Meski pasar sedikit terkoreksi pada September, Kukuh yakin penjualan roda empat nasional bisa mencapai 1,050 juta unit tahun ini.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *