• Oktober 25, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter Stock
Ilustrasi penembakan. Foto: Shutter Stock

Kanada dikejutkan oleh insiden penembakan yang menewaskan lima orang — tiga di antaranya anak-anak, di 2 rumah berbeda. Menurut keterangan polisi pada Selasa (24/10), insiden itu adalah kekerasan yang dilakukan pasangan kekasih.

Dikutip dari AFP, polisi menemukan para korban pada Senin (23/10) malam di Sault St Marie, Ontario, yang berbatasan dengan Negara Bagian Amerika Serikat, Michigan.

"Seorang pria berusia 41 tahun ditemukan meninggal dunia akibat luka tembak di lokasi pertama. Penembak telah melarikan diri dari daerah tersebut sebelum polisi tiba," bunyi pernyataan polisi.

Tak lama setelah polisi mendapatkan laporan penembakan itu, 10 menit kemudian muncul panggilan darurat kedua dari rumah lain yang berjarak sekitar 3,7 km dari lokasi pertama.

Dikatakan bahwa dari kelima korban tewas, satu di antaranya adalah tersangka penembak yang ditemukan di lokasi kejadian kedua.

"Di sana mereka menemukan tiga anak yang telah meninggal, berusia enam, tujuh dan 12 tahun, serta tersangka penembak yang tampaknya telah meninggal akibat luka tembak yang dilakukan sendiri," jelas polisi.

Selain lima korban tewas, seorang korban lain berusia 45 tahun — tak disebutkan jenis kelaminnya, ditemukan mengalami luka tembak dan langsung dilarikan ke rumah sakit.

Dalam keterangannya, Kepala Kepolisian Hugh Stevenson menyebut, kedua insiden penembakan itu saling berkaitan dan adalah akibat dari kekerasan yang dilakukan oleh pasangan kekasih.

Wali Kota Ontario, Matthew Shoemaker, mengucapkan belasungkawa atas insiden tersebut dan menyayangkan kekerasan senjata yang telah terjadi. "Ini adalah tragedi yang tak terbayangkan," tulisnya di platform X.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *