• Januari 17, 2024
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA, JakartaUang lauk pauk (ULP) TNI-Polri akan mengalami kenaikan secara bertahap mulai Februari 2024. Kenaikan tersebut dipastikan setelah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meneken Peraturan Menteri Keuangan Nomor 49 Tahun 2023 tentang Standar Biaya Masukan Tahun Anggaran 2024. Apa itu ULP TNI-Polri?

Laporan dari PMK Nomor 49 Tahun 2023, ULP adalah satuan biaya yang digunakan untuk kebutuhan uang lauk pauk Anggota Polri/TNI yang perhitungannya berdasarkan jumlah hari kalender dalam bulan berkenaan. ULP merupakan uang makan operasi prajurit TNI-Polri.

Uang lauk pauk termasuk dalam tunjangan lain yang diperoleh TNI, selain uang lauk pauk, prajurit TNI juga memperoleh tunjangan suami atau istri TNI dengan besaran 10 persen dari gaji pokok, tunjangan anak sebesar dua persen dari gaji pokok dengan maksimal dua anak, tunjangan beras sebanyak 18 kilogram per bulan, tunjangan jabatan yang disesuaikan dengan jabatan struktural berkisar antara Rp 360 ribu hingga Rp 5,5, juta per bulannya.

Perlu diketahui, melalui PMK Nomor 49 Tahun 2023, ULP TNI-Polri mengalami kenaikan. Sebelumnya ULP TNI-Polri hanya sebesar Rp. 52.500 per hari. Dalam peraturan terbaru, ULP naik menjadi Rp. 60.000 per hari. Dengan kata lain, setiap bulan anggota TNI/Polri akan mendapat ULP rata-rata Rp. 1.800.000.

Pembayaran ULP tidak ada pembedaan, sehingga semua pangkat golongan akan mendapatkan nominal yang sama untuk 1 bulan.

Namun, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto mengatakan dirinya telah berbicara kepada Presiden Jokowi dalam rapat terbatas kabinet. Ia mengatakan bahwa ULP prajurit TNI masih berada di bawah standar. Apalagi berbeda dari aturan PMK Nomor 49 tahun 2023, Agus menyebut ULP TNI adalah Rp88.000.

Iklan

Angka tersebut menurut Agus masih di bawah personel Polri. “Apabila dibandingkan dengan Polri itu sangat jauh, Polri sudah Rp200 ribu sampai Rp300 ribu, sehingga saya sampaikan, dan beliau menyetujui jadi sebelum 2024 mudah-mudah terealisasi untuk ULP prajurit bisa disamakan dengan Polri,” kata dia.

Permintaan itu pun sudah disetujui Menteri Keuangan, Menteri Pertahanan, Kepala Bappenas, dan Presiden Jokowi. Dilansir dari wk-media.com, kenaikan tahap pertama tersebut diberlakukan untuk prajurit TNI yang bertugas di Papua (wilayah operasi 5). Kenaikan ULP yang diterima adalah Rp. 114.000 dari Rp. 88.000 menjadi Rp. 202.000.

Kenaikan ULP tersebut merupakan salah satu implementasi prioritas Panglima TNI. Implementasi tersebut meliputi spek terlatih, dilengkapi dengan baik, dan dibayar dengan baik, dengan kata lain prajurit TNI harus dilatih, memiliki persenjataan yang canggih, dan memiliki kesejahteraan yang baik untuk menunjang aspek profesionalitasnya. ULP masuk ke dalam aspek wellpaid.

ANANDA RIDHO SULISTYA | RENO EZA MAHENDRA | HENDRIK KHOIRUL MUHID

Pilihan Editor: Uang Lauk Pauk Prajurit TNI Naik Bertahap hingga Setara dengan Anggota Polri, Berapa Kenaikannya?

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *