• Oktober 22, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Kapolda Gorontalo Irjenpol Angesta Romano Yoyol. Minggu (22/10). Foto: Dok istimewa
Kapolda Gorontalo Irjenpol Angesta Romano Yoyol. Minggu (22/10). Foto: Dok istimewa

Gorontalo-Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Gorontalo, Irjenpol Angesta Romano Yoyol mengaku tidak mengetahui pengiriman empat kontainer atau peti kemas yang diduga berisi batu hitam (black stone) melalui Pelabuhan Kota Gorontalo pada 12 Oktober 2023 lalu. Dengan tujuan Surabaya.

“Belum (mengetahui informasi tersebut) mas,” ucap Yoyol melalui pesan singkat WhatsApp. Sabtu (21/10).

Yoyol mengatakan, pihaknya akan segera turun lapangan untuk mengecek langsung kebenaran informasi tersebut. Ia juga akan melakukan beberapa langkah untuk menangani persoalan batu hitam itu.

“Banyak (yang akan dilakukan). Saya mau cek lapangan,” katanya.

Sebelumnya, empat unit kontainer yang diduga berisi batu hitam (black stone) lolos dari pantauan dan pengawasan petugas Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Kota Gorontalo.

Ke empat peti kemas tersebut diberangkatkan dari Pelabuhan Kota Gorontalo. Dengan tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, menggunakan Kapal Armada Permata.

Masing-masing peti kemas tersebut bernomor SPNU.2823xxx, SPNU.2865xxx, SPNU.2872xxx dan SPNU.2878xxx. Ke empat peti kemas itu diperkirakan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak pada Senin (23/10/) besok.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *