• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Kargo LNG pertama dikirim dari Tangguh Train 3. Foto: SKK Migas
Kargo LNG pertama dikirim dari Tangguh Train 3. Foto: SKK Migas

Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), mengumumkan kargo gas alam cair (liquefied natural gas/LNG) pertama yang diproduksi dari fasilitas Tangguh Train 3 di Papua Barat, telah dikirim ke pembangkit listrik PT PLN (Persero).

Kargo LNG pertama dari Tangguh Train 3 kini tengah berlayar menuju fasilitas regasifikasi PLN di Arun, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Hal ini menandakan dimulainya operasi komersial dari Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut.

Dengan beroperasinya Tangguh Train 3, maka kapasitas produksi dari dua Train yang saat ini telah beroperasi akan bertambah 3,8 juta ton dan membuat total kapasitas produksi tahunan menjadi 11,4 juta ton.

Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto mengatakan capaian ini merupakan kemajuan luar biasa dari sebuah PSN yang besar. Total produksi gas Tangguh kini mencapai lebih dari sepertiga produksi gas nasional.

"Pengapalan pertama kargo LNG ke PLN ini juga memberikan sinyal positif terhadap daya serap gas dalam negeri yang akan digunakan untuk menjawab tantangan energi Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (18/10).

https://www.instagram.com/p/CykISN2NPvz

Dwi menjelaskan, Tangguh merupakan produsen LNG terbesar di Indonesia. Produksi dari Tangguh Train 3 akan berkontribusi signifikan dalam pencapaian target produksi gas nasional sebesar 12 BSCFD (miliar standar kaki kubik per hari) pada tahun 2030.

"Dengan bertambahnya kapasitas produksi gas, membuat Tangguh akan memegang peranan penting dalam menjawab kebutuhan energi gas di Indonesia yang terus bertambah," kata Dwi.

Di luar tambahan Train LNG baru, proyek pengembangan Tangguh juga mencakup konstruksi dua anjungan lepas Pantai, 13 sumur produksi, fasilitas pemrosesan LNG, serta infrastruktur pendukung lainnya.

Dalam perjalanannya, proyek ini terdampak cukup hebat oleh situasi pandemi COVID-19 dan membutuhkan waktu 6,5 tahun untuk penyelesaiannya, setelah mendapatkan persetujuan akhir investasi di tahun 2016.

Pada puncak konstruksi, terdapat lebih dari 13.500 pekerja yang terlibat dalam konstruksi proyek yang terletak di wilayah terpencil ini dan sebanyak 155 juta jam kerja telah dihabiskan untuk merampungkan proyek.

Kementerian ESDM dan SKK Migas kunjungan ke proyek LNG Tangguh Train 3 di Teluk Bintuni, Papua, Rabu (22/6/2022). Foto: SKK Migas
Kementerian ESDM dan SKK Migas kunjungan ke proyek LNG Tangguh Train 3 di Teluk Bintuni, Papua, Rabu (22/6/2022). Foto: SKK Migas

EVP Gas and Lowcarbon Energy bp, Anja-Isabel Dotzenrath, mengatakan Tangguh Train 3 telah beroperasi dengan aman. Hal ini menandakan fase baru untuk Tangguh LNG dan ini merupakan capaian yang membanggakan untuk bp dan juga para mitra Tangguh.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada pemerintah Indonesia atas kemitraan yang solid dan juga dukungan yang terus diberikan kepada kami sehingga kita bisa sampai di hari ini," ungkapnya.

Dotzenrath menambahkan, saat ini, Tangguh akan berkontribusi terhadap sepertiga dari produksi gas Indonesia dan akan berkontribusi secara signifikan dalam menjawab kebutuhan akan energi yang lebih terjangkau dan dapat diandalkan untuk bp.

"Membangun bisnis gas/LNG adalah strategi kami untuk bertransformasi menjadi perusahaan energi terpadu (integrated energy company), yang berinvestasi ke sistem energi hydrocarbon dan kepada pembangunan bisnis rendah karbon yang baru," jelas Anja.

Dari awal operasi, Tangguh telah menciptakan dampak sosial dan ekonomi positif yang signifikan melalui program pengembangan masyarakat yang komprehensif. Adapun proyek ini dioperasikan oleh BP Berau Ltd.

Tangguh Train 3 akan meningkatkan dampak positif tersebut, sebab sebagian gas yang diproduksi didedikasikan kepada elektrifikasi di Papua Barat dan untuk melanjutkan pengembangan pekerja Tangguh dari Papua dari 73 persen sampai 85 persen pada tahun 2029, sesuai dengan komitmen yang telah dibuat oleh Tangguh.


]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *