• Januari 16, 2024
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA, Jakarta – Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Mineral dan Batubara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bambang Suswantono mengatakan, Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) subsektor mineral dan batubara pada tahun 2023 sebesar Rp 172,96 triliun. Kendati melampaui target 2023 yaitu sebesar Rp 146,07 triliun (118.41%), setoran Minerba tahun 2023 tetap turun jika dibandingkan PMBP Minerba 2022 sebesar Rp 183,5 triliun.

“Prognosa realisasi PNBP 2023 mencapai Rp 172,96 triliun,” ujar Bambang dalam konferensi pers pada Selasa, 16 Januari 2024.

Kendati turun dibandingkan tahun lalu, setoran Minerba tetap yang paling tinggi dibandingkan subsektor lainnya di Kementerian ESDM. Sebelumnya Menteri ESDM Arifin Tasrif menyampaikan realisasi PNBP pada sektor ESDM sebesar Rp 303,3 triliun. Angka ini setara 116 persen dari target yang dipatok senilai Rp 259,2 triliun.

Dari realisasi Rp 303,3 triliun ini, kata Arifin, PBNP mineral dan batu bara memimpin dengan capaian Rp 173 triliun. Sementara PNPB minyak dan gas bumi tercatat sebesar Rp 117 triliun. Sedangkan PNBP energi baru, terbarukan dan konservasi energi sebesar Rp 3,1 triliun, dan PNBP sektor lainnya senilai Rp 7,3 triliun.

“Tahun 2024 ini kami targetkan PBNP ESDM Rp 227 triliun,” kata Arifin, Senin, 15 Januari 2024, tanpa menjelaskan mengapa target 2024 turun dibandingkan target 2023.

Iklan

Sementara itu, menurut Bambang, realisasi investasi di subsektor mineral dan batu bara atau minerba sepanjang tahun 2023 sebesar US$ 7,46 miliar. Angka ini masih di bawah target yaitu sebesar US$ 7,7 miliar.

“Atau 96,8 persen dari target 2023 yaitu US$ 7,7 miliar,” ujarnya.

YOHANES MAHARSO | RIRI RAHAYU

Pilihan Editor: Pajak Hiburan 75 Persen Hanya untuk Diskotek Cs, Dianggap Kebutuhan Orang Kaya

Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *