• Oktober 27, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Ilustrasi Sebutkan tiga pembagian kekuasaan menurut Montesquieu, sumber: unsplash/TingeyInjury
Sebutkan tiga pembagian kekuasaan menurut Montesquieu! Filsuf asal Prancis tersebut memperkenalkan konsep pembagian kekuasaan pada abad ke-18. Pembagian kekuasaan tersebut dijelaskan dalam karya monumentalnya yang berjudul “The Spirit of the Laws”.

Montesquieu menjelaskan bahwa kekuasaan pemerintahan perlu dibagi menjadi tiga cabang yang independen untuk mencegah penyalahgunaan kekuasaan. Memahami tiga jenis kekuasaan tersebut sangat penting untuk menjaga keseimbangan sistem politik.

Tiga Pembagian Kekuasaan menurut Montesquieu

Ilustrasi Sebutkan tiga pembagian kekuasaan menurut Montesquieu, sumber: unsplash/HansjorgKeller
Sebutkan tiga pembagian kekuasaan menurut Montesquieu! Mengutip buku Negara Hukum, Demokrasi, dan Pemisahan Kekuasaan oleh La Ode Husen (2019), pembagian kekuasaan pada masing-masing cabang mempunyai wewenang tersendiri untuk mengawasi satu sama lain sesuai ilmu hukum.

Hal ini untuk memastikan agar tidak ada cabang yang berkuasa melampaui batasnya. Prinsip ini telah menjadi landasan bagi banyak konstitusi modern di seluruh dunia. Adapun penjelasan tentang pembagian kekuasaan tersebut bisa disimak di bawah ini:

Kekuasaan eksekutif bertanggung jawab untuk melaksanakan undang-undang dan mengatur berbagai urusan pemerintahan. Kekuasaan ini dipimpin oleh kepala negara yang bertugas untuk menjalankan administrasi negara.

Tidak hanya itu, kepala negara juga berwenang dalam menentukan kebijakan publik dan keamanan nasional. Dalam berbagai sistem politik, cabang eksekutif meliputi perdana menteri, presiden, dan badan-badan eksekutif pendukung.

Cabang legislatif memiliki tugas untuk membuat undang-undang. Legislator pada cabang kekuasaan ini merupakan orang-orang terpilih yang ditunjuk untuk mewakili aspirasi rakyat.

Tugas legislatif adalah menyusun, merubah, dan menetapkan undang-undang. Sistem kongres dan sistem parlementer merupakan dua bentuk umum dari kekuasaan legislatif pada berbagai sistem pemerintahan di seluruh dunia.

Kekuasaan yudikatif bertanggung jawab dalam menafsirkan undang-undang dan menetapkan putusan pada kasus-kasus hukum. Fungsi lembaga ini untuk memastikan agar undang-undang bisa ditegakkan.

Selain itu, hak-hak individu akan dapat terpenuhi secara adil dan setara. Sistem yudikatif mencakup hakim-hakim dan pengadilan yang memiliki tugas untuk menyelidiki kasus, mempertimbangkan saksi, dan memutuskan hasil akhirnya.

Pertanyaan tentang sebutkan tiga pembagian kekuasaan menurut Montesquieu kini sudah terjawab. Pembagian kekuasaan tersebut bertujuan untuk meminimalisir timbulnya konsolidasi pada satu kelompok yang mengarah pada penyalahgunaan kekuasaan dalam suatu negara. (DLA)

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *