• Oktober 19, 2023
  • ardwk
  • 0

WK MEDIA –

Timnas Boccia Indonesia melakukan latihan di Hangzhou Gymnasium, Hangzhou, China, pada Kamis (19/10) jelang Asian Para Games 2022. Foto: Jodi Hermawan/kumparan
Timnas Boccia Indonesia melakukan latihan di Hangzhou Gymnasium, Hangzhou, China, pada Kamis (19/10) jelang Asian Para Games 2022. Foto: Jodi Hermawan/kumparan

Timnas Boccia Indonesia berharap bisa membawa pulang medali dari Asian Para Games 2022. Raihan tersebut akan menjadi medali perdana 'Merah Putih' di ajang multi-event terbesar Asian tersebut.

Hal itu disampaikan oleh Pelatih Kepala Timnas Boccia, Islahuzzaman Nur Yadin. Timnas Boccia pertama kali berpartisipasi di Asian Para Games 2018 lalu saat Indonesia menjadi tuan rumah.

Akan tetapi, pada saat itu Timnas Boccia Indonesia tidak meraih satu pun medali. Maka dari itu, Islahuzzaman atau akrab disapa Islah, berharap timnya bisa menorehkan prestasi di edisi kali ini.

"Kalau pemerintah enggak menargetkan karena ini event kedua kalinya cabor boccia ikut. Di tahun 2018 kemarin kami belum sama sekali [kuat], masih jadi anak bawang, kan," terang Islah usai memimpin latihan di Hangzhou Gymnasium, Hangzhou, China, pada Kamis (19/10).

Pelatih Timnas Boccia Indonesia usai memimpin latihan di Hangzhou Gymnasium, Hangzhou, China, pada Kamis (19/10). Foto: Jodi Hermawan/kumparan
Pelatih Timnas Boccia Indonesia usai memimpin latihan di Hangzhou Gymnasium, Hangzhou, China, pada Kamis (19/10). Foto: Jodi Hermawan/kumparan

"Tapi tahun ini inshaAllah lah nanti bisa pecah medali. Memang kami targetkan mungkin perunggu, tapi nanti mudah-mudahan ada yang bisa ke semifinal," lanjutnya.

Timnas Boccia membawa lima penggawa pada Asian Games kali ini. Mereka adalah Gischa Zayana, Handayani, Muhammad Afrizal Syafa, Falix Ardi Yudha, dan Muhamad Bintang Satria.

Kelima atlet tersebut akan turun dalam tiga nomor pertandingan, yakni BC1 putra dan putri, BC2 putra dan putri, lalu nomor tim.

Kendati tanpa medali pada Asian Para Games 2018 lalu, Timnas Boccia patut percaya diri. Pasalnya, Afrizal Syafa dan kolega membawa bekal yang apik.

Sebelumnya, Timnas Boccia meraih dua medali emas, dua medali perak, dan tiga medali perunggu di Asean Para Games 2023 lalu. Afrizal dan Gischa masing-masing meraih satu emas dari nomor individu BC1 putra dan BC2 putri.

Timnas Boccia Indonesia melakukan latihan di Hangzhou Gymnasium, Hangzhou, China, pada Kamis (19/10) jelang Asian Para Games 2022. Foto: Jodi Hermawan/kumparan
Timnas Boccia Indonesia melakukan latihan di Hangzhou Gymnasium, Hangzhou, China, pada Kamis (19/10) jelang Asian Para Games 2022. Foto: Jodi Hermawan/kumparan

Terlebih, prestasi Timnas Boccia juga terus melesat, kini sudah ranking tiga Asia untuk nomor BC1. Islah juga menegaskan bahwa para pemain telah siap.

"Semangat sudah hampir yakin, ya, mereka [atlet] karena ini adalah event internasional yang kedua kali, kami melihat event 2018 boccia tanpa sama sekali [medali], jadi waktu di Jakarta masih anak bawang," tutur Islah.

"Sekarang kami sudah mulai di ranking.. yang BC1 itu kan sudah ranking tiga Asia. Karena sudah ranking tiga Asia, di event ini juga ranking tiga, itu makanya full 99 persen kami yakin, yang 1 persen kan hanya kuasa tuhan," pungkasnya.

]

Sumber

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *