• Juli 11, 2024
  • ardwk
  • 0


Jakarta, WK MEDIA

PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau WIKA menuding penyebab kerugian besar yang ditanggung emiten konstruksi tersebut pada 2023 berasal dari proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Whoosh.

Direktur Utama WIKA Agung Budi Waskito menuturkan selain tingginya beban bunga dan lain-lain, penyebab besarnya kerugian WIKA disebabkan oleh PT Pilar Sinergi BUMN Indonesia (PSBI).

Agung mengungkapkan WIKA telah menggelontorkan dana yang cukup besar untuk proyek kereta cepat tersebut sebesar Rp6,1 triliun.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN DENGAN KONTEN

“Kita memang yang paling besar karena dalam penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung, yang memang dari sisi anggaran saja kita sudah Rp6,1 triliun. Kemudian yang masih sengketa atau kita belum membayar sekitar Rp5,5 triliun. Sehingga hampir Rp12 triliun,” disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Senin (8/7).

PSBI merupakan anak usaha dari PT Kereta Api Indonesia (KAI) yang menggarap saham mayoritas PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) sebesar 60 persen. WIKA sendiri menjadi salah satu pemegang saham PSBI dengan kepemilikan 38 persen saham.

Dengan demikian, Agung menambahkan perusahaan harus mengumpulkan modal melalui buku obligasi yang akhirnya membuat beban keuangan membengkak.

“Karena tidak mau untuk uang ini, tidak mau WIKA juga harus melakukan pinjaman melalui obligasi ya. Apalagi dengan adanya bisnis properti yang kita berikan SHL (surat hibah tanah) yang cukup besar pada kurun waktu 2019-2022,” jelasnya.

Perusahaan sebelumnya mencatat kerugian Rp7,12 triliun sepanjang 2023. Kerugian bersih pun membengkak 11.860 persen dari kerugian pada 2022 yakni Rp59,59 miliar.

Sementara itu, beban perusahaan membengkak, yang terdiri dari beban lain-lain, naik 310,16 persen menjadi Rp5,40 triliun. Sementara beban keuangan meningkat 133,70 persen sebesar Rp3,20 triliun pada tahun 2023.

[Gambas:Video CNN]

(hapus/sfr)



Source link

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *